Kamis, 01 Maret 2012

Di tengah meningkatnya sentimen anti-Islam di sekolah negeri, sekolah-sekolah Islam tumbuh lebih menarik bagi keluarga Muslim di Amerika Serikat. Mereka pun mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah Islam agar menjadi Muslim yang nyaman.
“Sangat penting bagi anak-anak muslim untuk dapat pergi ke sekolah yang menegaskan siapa mereka dan memungkinkan ruang kreatif untuk menjadi Muslim yang nyaman,” kata Fatima Bailey, mantan guru sekolah Islam dan konsultan pendidikan di San Francisco, kepada NBC News.
Estimasi menunjukkan, minat Muslim Amerika mendaftarkan anak mereka di sekolah-sekolah Islam meningkat.
Ada hampir 40.000 siswa yang terdaftar di sekitar 240-250 sekolah Islam di Amerika Serikat, meningkat 25 persen dari tahun 2006.
Siswa di sekolah Islam diajari sesuai dengan kurikulum standar yang diadopsi dari sekolah umum, selain belajar bahasa Arab dan Al-Quran. Siswi kelas lima ke atas diwajibkan memakai jilbab.
“Kami ingin membekali para siswa untuk menjadi warga negara produktif dan warga Muslim di masyarakat Amerika, juga bekal yang diperlukan untuk menjadi warga yang produktif di akhirat, yaitu surga,” kata Habeed Quadri, seorang guru berusia 36 tahun di Muslim Community Center Full Time School.
Keluarga muslim melihat sekolah-sekolah Islam sebagai tempat lebih aman bagi anak-anak mereka dibandingkan sekolah umum. Beberapa keluarga juga melihat sekolah-sekolah Islam lebih menguntungkan bagi anak-anak mereka untuk unggul dengan menghindari konflik antara sistem pendidikan dan ajaran Islam, seperti kelas renang mahasiswi.
Beberapa siswa Muslim mengeluhkan sikap bermusuhan dan diskriminasi di sekolah umum. Anak-anak Muslim sering diolok-olok siswa lain karena kemusliman mereka. (Mel/OnIslam/ddhongkong.org).*http://ddhongkong.org/sekolah-islam-kian-diminati-keluarga-muslim-amerika/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar